Tuesday, April 29, 2008

PUISI MALAM TAHUN BARU

Puisi tahun baru

Assalamualaikum pak ketua........

Apa kabar hari ini, apakah tahun baru kemarin menyenangkan. Di Banda Aceh banyak hal terjadi, WH sita terompet dan mercon dari masyarakat hingga terjadi keributan, tetapi begitu yang tiup terompet dan bakar mercon itu adalah orang yang punya tanda balok di bahunya malah mereka memilih ngacir entah kemana.

Di warung bang Affan samping Impact di gelar rapai daboh, di taman sultanah ratu safiatuddin di gelar festifal seni Aceh antar DKA kabupaten dan ratusan bahkan ribuan lainnya bergelut dengan rasa gegap gempita akan pergantian tahun.

Tapi ribuan lainnya lebih memilih berdiam diri di rumah sambil berdo'a dan diskusi dengan keluarga mungkin, nonton acara TV, menyiapkan pesta dengan keluarga walau kecil atau selemah-lemahnya adalah tidur.

Di kantor AJMI, sekitar 900 orang pengungsi takengon hanya bisa menatap percikan mercon diangkasa, mereka kelaparan, mereka sakit, mereka lelah akan kepentingan dan mereka juga berubah menjadi ketidak pastian.

Tahun 2007 telah pergi dan berganti dengan tahun 2008,

Nasib orang miskin semakin tidak jelas,

Nasib anak jalanan berada di atas kertas yang mungkin sudah dibuang ketong sampah atau sudah diterbangkan angin,

Nasib anak pengungsi masih menjadi pertimbangan,

Bagaimana bos tahun baru kali ini..........

Apakah indah dan menyenangkan.......

Semoga indah dan penuh rencana............

Lamteh 22 Ule Kareng

01/01/2008

00.01 AM

Ther

No comments: